Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Artikel SEO pada Website atau Blog (Review)

Artikel SEO pada Website atau Blog (Review)

Apa itu SEO? Apa kegunaan SEO pada sebuah website atau blog? Bagaimana pengaruh SEO terhadap website atau blog? Baik, sebelumnya saya akan menjelaskan secara singkat tentang apa itu SEO.

seo pada artikel website/blog

Pengertian SEO

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization yang memiliki arti Optimasi Mesin Pencari. SEO adalah suatu usaha mengoptimasi sebuah website atau blog agar dikenali oleh mesin pencari (Google, Bing, Yahoo, dll) dan disukai oleh pengunjung serta mendapat rangking bagus di halaman pencarian. Untuk mengindex atau mengoptimasi sebuah website atau blog agar dikenali oleh mesin pencari dan disukai oleh pengunjung, SEO adalah salah satu caranya.

SEO terbagi kedalam 2 jenis, yaitu:

SEO on Page

SEO on Page adalah optimasi website atau blog secara internal. Hal-hal yang termasuk SEO on Page adalah:
  • Pengaturan website/blog
  • Pemilihan template
  • Pengenalan website/blog pada mesin pencari
  • Membuat konten bagus dan asli


SEO off Page

SEO off Page adalah optimasi website atau blog secara eksternal. Hal-hal yang termasuk SEO off Page adalah:
  • Menempatkan backlink pada website/blog lain
  • Promosi website/blog di media sosial



Kegunaan SEO pada Website/Blog

SEO sangat berguna bagi Anda seorang blogger yang memiliki sebuah website atau blog. Dengan menerapkan SEO, website atau blog Anda akan mudah dikenali oleh mesin pencari dan mendapat peringkat di hasil pencarian sehingga peluang para calon pengunjung website atau blog Anda semakin besar.

Sebuah website atau blog tidak akan berarti tanpa pengunjung, pengunjung adalah faktor penting dari sebuah website. Sebagus apapun tampilan dan  konten sebuah website atau blog, tidak berarti apa-apa tanpa pengunjung. Pengunjung website atau blog akan lebih mudah didapat jika sebuah website atau blog menerapkan SEO. Website atau blog yang menerapkan SEO biasa disebut SEO Friendly.


Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Sebuah Website/Blog Termasuk SEO Friendly?

Bagaimana caranya  mengetahui apakah sebuah artikel atau website/blog SEO apa tidak? Caranya cukup mudah, Anda tinggal mencoba melakukan pencarian di mesin pencari, contohnya Google. Anda bisa mengetikkan alamat website/blog Anda, atau apapun hal yang berkaitan dengan website atau blog Anda seperti judul sebuah artikel atau postingan. 

Pertama, saya mencoba mengetikkan judul lengkap salah satu artikel di blog saya. Judul artikelnya adalah: Fungsi Alat Bantu Copy-Paste yang Membunuh Kreativitas. Hasil pencarian seperti gambar dibawah ini:

seo pada artikel website atau blog


Sebelumnya saya telah mencoba menerapkan SEO on Page pada salah satu artikel di blog saya, dan Alhamdulillah, ternyata usaha saya mendapat hasil. Setelah saya mengikuti langkah-langkah menulis artikel SEO on Page dari sebuah website, artikel saya mendapat peringkat pertama di hasil pencarian mesin pencari Google.

Selanjutnya, saya mencoba mengetikkan keyword atau kata kunci dari artikel tersebut. Kata kunci yang saya pakai adalah: copy paste membunuh kreativitas. Hasil pencarian seperti gambar dibawah ini:

seo pada arikel website/blog


Ternyata artikel saya masih di peringkat pertama. Mungkin karena keyword atau kata kuncinya tidak jauh beda ya? atau saya salah mengambil keyword? hehe. Namun tak mengapa, itu adalah hal lumrah yang terjadi pada blogger pemula seperti saya.

Sekian postingan saya pada kesempatan kali ini, semoga artikel ini berguna bagi saya pribadi dan bagi kita semua, amiin. Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

Fungsi Alat Bantu Copy-Paste Membunuh Kreativitas

Fungsi Alat Bantu Copy-Paste Membunuh Kreativitas

Apa itu fungsi alat bantu copy-paste? Anda pasti pernah atau sering mengcopy-paste suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website atau blog di internet. Namun apakah Anda tahu dan sadar bahwa Anda secara perlahan telah membunuh kreativitas Anda dalam menulis?


pengaruh copy paste terhadap kreativitas menulis

Perkembangan teknologi informasi khususnya komputer saat ini memang sudah sangat cepat. Para developer atau pengembang aplikasi perangkat lunak komputer telah membuat berbagai macam fungsi dan alat bantu untuk memudahkan user atau pengguna dalam menggunakan komputer. Saya pribadi sebagai salah seorang pengguna alat elektronik ini merasa sangat terbantu dengan adanya komputer.

Seperti yang kita tahu, dahulu komputer adalah alat elektronik yang sangat sederhana. Komputer ketika pertama kali diciptakan hanyalah sebagai alat bantu hitung dalam perhitungan aritmatika. Baru kemudian setelah mengalami perkembangan dan peningkatan komputer digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan hal-hal yang tdak berhubungan dengan matematika.

Banyaknya perkembangan atau peningkatan fungsi alat bantu pada sebuah komputer masa kini seringkali membuat para pengguna terbuai dan manja. Para pengguna senantiasa menggunakan fungsi dan alat bantu tersebut secara berlebihan dan menurut saya telah menyalahi tujuan.

Tujuan diciptakannya fungsi dan alat bantu pada sebuah komputer adalah untuk membantu pengguna dalam mengolah data, menyimpan data, dan menjadikannya sebuah informasi. Namun, apa jadinya jika para pengguna komputer menggunakan fungsi dan alat bantu tersebut untuk hal-hal yang melanggar hukum hak cipta.

Pengertian Fungsi Alat Bantu Copy-Paste

Copy-paste adalah sebuah fungsi alat bantu editor dalam komputer yang terdiri dari dua kata dalam Bahasa Inggris, yaitu; “copy” dan “paste” yang berarti “menyalin” dan “menempel”. Copy-paste (biasa disingkat: copas) adalah salah satu fungsi alat bantu atau tool editor dalam sebuah perangkat elektronik seperti; komputer, ponsel pintar dan sebagainya. Copy-paste digunakan untuk menggandakan suatu file (teks, gambar, suara, video, dsb) secara instan dan identik tanpa harus mengubah atau menghapus file asli.

Penggunaan Fungsi Alat Bantu Copy-Paste

Fungsi copy-paste biasanya digunakan untuk menyalin sebuah data atau file sebagai backup atau cadangan dari file asli. Seseorang yang membutuhkan cadangan file seperti teks atau dokumen akan menggunakan tool editor ini untuk melakukan perintah tersebut karena mudah, cepat, dan instan.

Copy-paste digunakan dengan cara memilih suatu file yang akan digandakan kemudian disalin dan selanjutnya ditempel atau ditempatkan ke tempat lain. Sebagai contoh, ketika kita berniat hendak menyalin atau menggandakan suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website/blog di internet, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Buka website/blog yang berisi file teks yang akan digandakan.
  2. Arahkan “mouse-pointer” pada karakter pertama teks yang akan digandakan, “hold-click” dan “drag” sampai karakter terakhir teks yang akan digandakan kemudian “release-click”.
  3. Teks yang telah Anda drag akan ter-block dan berwarna, Kemudian tekan tombol CTRL+C .
  4. Teks yang Anda block sudah ter-copy, selanjutnya tinggal menempel teks tersebut.
  5. Buat sebuah file baru dalam bentuk teks (.doc/.txt). Buka file tersebut, lalu tekan tombol CTRL+V.
  6. Teks yang Anda copy sudah tertempel, selanjutnya simpan file tersebut.

Kelebihan Fungsi Alat Bantu Copy-Paste dan Kekurangannya

Fungsi alat bantu copy-paste memiliki beberapa kelebihan ketika digunakan untuk menyalin sebuah file atau teks, antara lain:
  • Mudah. Sesuai namanya, copy-paste. Kita hanya perlu mengcopy sebuah file dan mem-paste nya.
  • Tidak terbatas. Artinya kita bisa mengcopy-paste teks atau file sebanyak-banyaknya.
Ada kelebihan, ada juga kekurangan. Disamping dua kelebihan copy-paste diatas, ternyata ada kekurangan jika kita sering mengcopy-paste teks atau tulisan orang lain:
  • Manja. Kita akan terbiasa menggunakan copy-paste dalam membuat sebuah tulisan.
  • Menghilangkan kreativitas menulis. Karena kita sudah terbiasa mengcopy-paste tulisan hasil karya orang lain.

Pengaruh Fungsi Alat Bantu Copy-Paste Terhadap Kreativitas Menulis

Setelah Anda melakukan percobaan menggunakan alat bantu copy-paste seperti langkah yang saya tulis diatas, bagaimana tanggapan Anda? Mudah dan cepat bukan? Tentu saja. Para pengembang perangkat lunak memang menciptakan fungsi alat bantu copy-paste untuk memudahkan user atau pengguna agar lebih mudah dalam menyalin atau menggandakan suatu file. Anda tidak perlu lagi repot menulis atau mengetik ulang teks yang Anda perlukan.

Namun, bagaimana jika suatu waktu fungsi alat bantu copy-paste tersebut tidak lagi berfungsi atau rusak? Bagaimana cara Anda menyalin teks atau file yang Anda butuhkan? Repot bukan? Belum lagi jika Anda diminta menulis sebuah dokumen dalam bentuk teks dengan cara mengetik di komputer atau laptop Anda, Anda pasti akan langsung panik setengah mati!

Itulah yang saya rasakan saat ini, saya sedang panik dan bingung. Saya diminta oleh salah seorang dosen saya untuk menulis sebuah artikel blog (asli tanpa fungsi alat bantu copy-paste) sebanyak 1500 kata. Ampun Pak! Apa yang harus saya tulis? Bagaimana cara saya menulis dengan baik dan benar? Mampukah saya mengetik dengan lancar dan benar?

Kepanikan saya berlapis ganda, selain karena saya pernah (jika tidak dikatakan sering) mengcopy-paste tulisan orang lain dari internet, saya sebenarnya juga jarang menulis. Artikel ini adalah tulisan asli pertama saya setelah sekian lama tidak menulis. Rasanya seperti orang yang terlalu lama tidur dan bangun secara tiba-tiba. Pusing.

Kebiasaan Copy-Paste Baik atau Buruk?

Ternyata sebuah kebiasaan menggunakan fungsi alat bantu copy-paste itu membuat kita terlena dan manja dengan kebiasaan tersebut. Ketika kita terbiasa hidup atau bekerja dengan suatu alat atau bantuan yang memudahkan hidup kita, kita akan tidak siap ketika alat atau bantuan itu tidak ada atau dilarang digunakan dalam pekerjaan kita.

Dengan kebiasaan kita memakai atau menggunakan alat bantu dalam pekerjaan kita, secara perlahan dan tidak sadar kita juga telah mengikis sedikit-demi sedikit kemampuan dan kreativitas kita (dalam hal ini) untuk menulis dan mengetik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “menulis” berarti melahirkan pikiran/gagasan atau perasaan dalam bentuk tulisan. Pikiran-pikiran atau gagasan-gagasan yang ada dan terlintas di pikiran kita adalah bahan pokok untuk membuat sebuah tulisan. Masalahnya, bagaimana cara kita menuangkan pikiran dan gagasan tersebut?

Pertama, kita harus menentukan dahulu tema atau ide pokok dari tulisan kita. Selanjutnya, kita membuat kerangka tulisan tentang poin-poin apa saja yang akan ditulis atau disampaikan dalam tulisan kita. Yang terakhir, kita kembangkan kerangka atau poin-poin tersebut.

Menulis memang tidak mudah. Namun jika dicoba dan dilatih secara terus-menerus kita pasti akan bisa dan terbiasa. Kita bisa menulis dengan baik dan benar bahkan bisa juga menjadi penulis professional. Itu semua tidak akan terjadi jika kita sudah manja dan terbuai dengan “alat bantu tulis” yang sebenarnya diciptakan untuk membantu, namun digunakan sebagai kebutuhan pokok dalam pekerjaan kita sehari-hari.

Nah, jika Anda sering menggunakan tools alat bantu copy-paste dalam membuat sebuah karya tulis, sebaiknya Anda mulai mengurangi (jika tidak bisa menghilangkan) kebiasaan tersebut. Karena tools alat bantu copy-paste itu tidak bagus bagi kreativitas dan kemampuan menulis Anda.
Sekian postingan saya pada kesempatan ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi saya pribadi dan bagi kita semua. Amiin.

Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

Copy Paste yang Membunuh Kreativitas Anda

Copy Paste yang Membunuh Kreativitas Anda

Apa itu copy paste? Anda pasti pernah atau sering meng copy paste suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website atau blog di internet. Namun apakah Anda tahu dan sadar bahwa Anda secara perlahan telah membunuh kreativitas Anda dalam menulis?


pengaruh copy paste terhadap kreativitas menulis

Pengertian Copy Paste

Copy paste adalah sebuah istilah yang terdiri dari dua kata dalam Bahasa Inggris, yaitu; “copy” dan “paste” yang berarti “menyalin” dan “menempel”. Copy paste (biasa disingkat: copas) adalah salah satu fitur alat bantu atau tool editor dalam sebuah perangkat elektronik seperti; komputer, ponsel pintar dan sebagainya. Copy paste digunakan untuk menggandakan suatu file (teks, gambar, suara, video, dsb) secara instan dan identik tanpa harus mengubah atau menghapus file asli.

Penggunaan Copy Paste

Copy paste biasanya digunakan untuk menyalin sebuah data atau file sebagai backup atau cadangan dari file asli. Seseorang yang membutuhkan cadangan file seperti teks atau dokumen akan menggunakan tool editor ini untuk melakukan perintah tersebut karena mudah, cepat, dan instan.

Copy Paste digunakan dengan cara memilih suatu file yang akan digandakan kemudian disalin dan selanjutnya ditempel atau ditempatkan ke tempat lain. Sebagai contoh, ketika kita berniat hendak menyalin atau menggandakan suatu file dalam bentuk teks dari sebuah website/blog di internet, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Buka website/blog yang berisi file teks yang akan digandakan.
  2. Arahkan “mouse-pointer” pada karakter pertama teks yang akan digandakan, “hold-click” dan “drag” sampai karakter terakhir teks yang akan digandakan kemudian “release-click”.
  3. Teks yang telah Anda drag akan ter-block dan berwarna, Kemudian tekan tombol CTRL+C .
  4. Teks yang Anda block sudah ter-copy, selanjutnya tinggal menempel teks tersebut.
  5. Buat sebuah file baru dalam bentuk teks (.doc/.txt). Buka file tersebut, lalu tekan tombol CTRL+V.
  6. Teks yang Anda copy sudah tertempel, selanjutnya simpan file tersebut.

Kelebihan Copy Paste dan Kekurangannya

Copy paste memiliki beberapa kelebihan ketika digunakan untuk menyalin sebuah file atau teks, antara lain:
  • Mudah. Sesuai namanya, copy paste. Kita hanya perlu meng-copy sebuah file dan mem-paste nya.
  • Tidak terbatas. Artinya kita bisa meng-copy paste teks atau file sebanyak-banyaknya.
Ada kelebihan, ada juga kekurangan. Disamping dua kelebihan copy paste diatas, ternyata ada kekurangan jika kita sering meng-copy paste teks atau tulisan orang lain:
  • Manja. Kita akan terbiasa menggunakan copy paste dalam membuat sebuah tulisan.
  • Menghilangkan kreativitas menulis. Karena kita sudah terbiasa meng-copy paste tulisan hasil karya orang lain.

Pengaruh Copy Paste Terhadap Kreativitas Menulis

Setelah Anda melakukan percobaan copy paste seperti langkah yang saya tulis diatas, bagaimana tanggapan Anda? Mudah dan cepat bukan? Tentu saja. Para pengembang perangkat lunak memang menciptakan fitur alat bantu copy paste untuk memudahkan user atau pengguna agar lebih mudah dalam menyalin atau menggandakan suatu file. Anda tidak perlu lagi repot menulis atau mengetik ulang teks yang Anda perlukan.

Namun, bagaimana jika suatu waktu fitur alat bantu copy paste tersebut tidak lagi berfungsi atau rusak? Bagaimana cara Anda menyalin teks atau file yang Anda butuhkan? Repot bukan? Belum lagi jika Anda diminta menulis sebuah dokumen dalam bentuk teks dengan cara mengetik di komputer atau laptop Anda, Anda pasti akan langsung panik setengah mati!

Itulah yang saya rasakan saat ini, saya sedang panik dan bingung. Saya diminta oleh salah seorang dosen saya untuk menulis sebuah artikel blog (asli tanpa copy paste) sebanyak 1500 kata. Ampun Pak! Apa yang harus saya tulis? Bagaimana cara saya menulis dengan baik dan benar? Mampukah saya mengetik dengan lancar dan benar?

Kepanikan saya berlapis ganda, selain karena saya pernah (jika tidak dikatakan sering) meng-copy paste tulisan orang lain dari internet, saya sebenarnya juga jarang menulis. Artikel ini adalah tulisan asli pertama saya setelah sekian lama tidak menulis. Rasanya seperti orang yang terlalu lama tidur dan bangun secara tiba-tiba. Pusing.

Kebiasaan Copy Paste Baik atau Buruk?

Ternyata sebuah kebiasaan menggunakan alat bantu copy paste itu membuat kita terlena dan manja dengan kebiasaan tersebut. Ketika kita terbiasa hidup atau bekerja dengan suatu alat atau bantuan yang memudahkan hidup kita, kita akan tidak siap ketika alat atau bantuan itu tidak ada atau dilarang digunakan dalam pekerjaan kita.

Dengan kebiasaan kita memakai atau menggunakan alat bantu dalam pekerjaan kita, secara perlahan dan tidak sadar kita juga telah mengikis sedikit-demi sedikit kemampuan dan kreativitas kita (dalam hal ini) untuk menulis dan mengetik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “menulis” berarti melahirkan pikiran/gagasan atau perasaan dalam bentuk tulisan. Pikiran-pikiran atau gagasan-gagasan yang ada dan terlintas di pikiran kita adalah bahan pokok untuk membuat sebuah tulisan. Masalahnya, bagaimana cara kita menuangkan pikiran dan gagasan tersebut?

Pertama, kita harus menentukan dahulu tema atau ide pokok dari tulisan kita. Selanjutnya, kita membuat kerangka tulisan tentang poin-poin apa saja yang akan ditulis atau disampaikan dalam tulisan kita. Yang terakhir, kita kembangkan kerangka atau poin-poin tersebut.

Menulis memang tidak mudah. Namun jika dicoba dan dilatih secara terus-menerus kita pasti akan bisa dan terbiasa. Kita bisa menulis dengan baik dan benar bahkan bisa juga menjadi penulis professional. Itu semua tidak akan terjadi jika kita sudah manja dan terbuai dengan “alat bantu tulis” yang sebenarnya diciptakan untuk membantu, namun digunakan sebagai kebutuhan pokok dalam pekerjaan kita sehari-hari.

Nah, jika Anda sering menggunakan tools alat bantu copy paste dalam membuat sebuah karya tulis, sebaiknya Anda mulai mengurangi (jika tidak bisa menghilangkan) kebiasaan tersebut. Karena copy paste itu tidak bagus bagi kreativitas dan kemampuan menulis Anda.
Sekian postingan saya pada kesempatan ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi saya pribadi dan bagi kita semua. Amiin.

Terima kasih atas kunjungan Anda, wassalam.

Jangan Mau Jadi Operator Warnet!

Anda pasti sudah tahu apa itu Facebook, apakah Anda ingat kapan pertama kali Anda menggunakan Facebook? Bagaimana cerita Anda ketika pertama kali menggunakan Facebook? Apakah Anda seorang operator warnet? Jika Anda pernah atau bekerja sebagai operator warnet (warung internet), mungkin Anda pernah mengalami kejadian atau pengalaman lucu seperti berikut ini.

jangan mau jadi operator warnet
Zaman sekarang, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sudah sangat cepat dan pesat. Berbagai media komunikasi dan informasi sudah diciptakan oleh para penemu dan developer dan sudah digunakan oleh jutaan masyarakat di dunia. Namun, masih banyak diantara masyarakat yang masih awam dan belum paham tentang apa itu media komunikasi dan informasi baru dan bagaimana cara menggunakannya.

jangan mau jadi operator warnet

Berikut ini adalah sebuah cerita humor tentang seseorang yang bisa dikatakan gagap teknologi namun ingin terlihat eksis dengan mencoba menggunakan Facebook. Mari langsung kita simak!

Di suatu sore yang indah, ketika matahari bersinar cerah dan cuaca sedang hangat. Seorang penjaga warnet dengan senyumnya menyapa pelanggan, dan menawarkan bilik internet dengan koneksi terbaik. Ketika ia kembali ke meja server, menyeruput beberapa teguk kopi hangat, terdengar suara...

jangan mau jadi operator warnet

"Bang, sini dong bentaar..." panggil seorang pengunjung warnet, gadis remaja.
"Iya, ada apa Mbak..?" jawab penjaga warnet sambil senyum.

"Bantuin bikin ikon pesbuk doong..!!" kata pengunjung warnet itu dengan manja.
"Ikon??" tanya penjaga warnet itu bingung.
"Iya, bahasa kerennya pendaftaran.." jawab wanita itu percaya diri.

Sang operator warnet yang juga masih baru di dalam pekerjaannya, membimbing pelanggan untuk membuat "ikon" facebook.

Ternyata percakapan tadi didengar pengunjung warnet di bilik nomor 2, yang tiba-tiba mendadak mual sakit perut.

7 menit kemudian, terdengar lagi percakapan...

Penjaga warnet: "email-nya apa Mbak?"
Pengunjung warnet: "imel apa Bang..?"
Penjaga warnet: "email, buat kirim-kirim surat di internet.."
Pengunjung warnet: "Aduuh, lupa kode posnya bang. KTP sini juga gak punya. Abis baru seminggu pindah kesini.."

Didengar oleh pengunjung warnet bilik nomor 3 yang tiba-tiba ingin membeli lakban. Tapi akhirnya memakai earphone dan menyetel musik mp3 "Metallica" keras-keras.

2 Menit kemudian...

Pengunjung warnet: "Saya pilih imel yang Ayoo aja Bang.."

Didengar oleh pengunjung warnet bilik nomor 2 lagi yang tiba-tiba menyesal memakai account Yahoo.

2 Menit kemudian...

Penjaga warnet: "Ngetik namanya gimana Mbak?"
Pengunjung warnet: "Gini, A terus S terus E dua kali baru H. Kalo dibaca indonesianya sih Aseeh tapi kalo bahasa inggris dibacanya Asih.."

Didengar pengunjung warnet bilik nomor 4 yang tiba-tiba membatalkan download lagu Afgan, lalu Googling "Free+mp3+Asereje".

14 Menit kemudian...

Penjaga Warnet: "Ini Mbak, udah jadi facebooknya. Tinggal pasang foto Mbak.."
Pengunjung warnet: "Tapi album fotonya di rumah, Mas. Ntar malem aja saya kesini lagi. Masukinnya fotonya ke lubang ini ya?" sambil menunjuk slot floppy disk.

Didengar oleh pengunjung yang baru datang yang sedikit tersinggung karena masuk warnet sambil membersihkan lubang hidung.

2 Menit kemudian...

Pengunjung warnet: "Oh mesti foto yang kaya di hape itu yah, bukan foto asli. ya udah sementara pake foto yang lain dulu aja. Punya gambar Sandra Dewi engga Bang..?"

Didengar oleh pengunjung warnet bilik nomor3 yang menyesal melepas earphone-nya karena tiba-tiba perutnya terasa mual.

3 Menit kemudian...

Pengunjung warnet: "Terus kalo pengen ngeliat foto temen gimana caranya Bang..?"
Penjaga Warnet: "Temen-temennya mesti di-add dulu Mbak.."
Pengunjung warnet: "Kok mesti diet? Emang orang gendut gak muat di pesbuk? Rese amat sih daptar pesbuk disinih!?"

Didengar pengunjung warnet bilik nomor 5 yang lalu membentur-bentur kepala ke tembok di belakangnya.

Malam harinya, ketika sang penjaga warnet hendak pulang, dia bertemu dengan pelanggan yang tadi sore minta dibuatkan account facebook...

Pengunjung warnet: "Bang, ada yang kosong..?"
Penjaga warnet: "Itu Mbak, yang di ujung, bilik nomor 6.."

Penjaga warnet itu buru buru meninggalkan ruangan..

Pengunjung warnet: "Oh yang itu.. Okay!"

"Eh, Bang ajarin bikin eukon pesbuk lagi dong! udah lupa.."

Naas nasib penjaga warnet, belum sempat keluar pintu sudah dipanggil lagi..

Penjaga warnet: "Kenapa mesti bikin lagi sih Mbak? Yang tadi aja kenapa..?"
Pengunjung warnet: "Kan tadi bikinnya buat yang di komputer itu Bang.." sambil menunjuk komputer nomor 1.

Penjaga warnet langsung mengeluarkan uang lembar 5 ribu rupiah dan meminta agar konsumen itu pulang ke rumah..

***